Posted by: ustadmuda | November 18, 2009

Tukang Jagal dari Jombang

BERAWAL dari sebuah pembunuhan dengan cara memutilasi Heri Santoso beberapa waktu lalu di Depok, Verry Idham Henyansyah atau Ryan mendadak dikenal sebagai pembunuh berantai atau tukang jagal.

Bagaimana tidak, penggalian polisi sebanyak dua kali Senin 21 Juli dan Senin 28 Juli mendapatkan 10 mayat ditanam di halaman rumah Ryan di Desa Jatiwates, Tembelang, Jombang Jawa Timur. Bahkan, seorang ibu dan anak dikubur dalam kondisi berpelukan.

Penemuan 10 mayat ini sontak mengagetkan seantero negeri, wajar jika Ryan kemudian dijuluki sebagai Tukang Jagal dari Jombang. Lalu siapakah sosok Ryan? Bagaimana bisa dia melakukan tindakan keji seperti itu.

Psikolog Tika Bisono menganalisa Ryan mengalami 3 penyakit kejiwaan, antisosial, traumatik lawan jenis, dan schizophrenia (penyakit kejiwaan dengan halusinasi melihat orang lain akan membahayakan dirinya).

Psikolog Forensik UI, Reza Indragiri Amriel berkata lain, separuh kasus pembunuhan berantai dilakukan oleh orang-orang yang mengalami penganiayaan psikologis ketika kecil seperti dialami Ryan.

Reza menganjutkan untuk memulihkan kondisi kejiwaan Ryan, korban harus merasa diterima lingkungannya. Ia harus sadar bahwa ia salah, tetapi ia bukan lantas menjadi sampah. Setelah mulai tumbuh sikap itu, barulah diadakan serangkaian terapi psikologis lainnya.

Ibunya Ryan, Siatun memiliki cerita lain. Dia mengungkapkan, Ryan pernah mengalami stress saat kelas III SMP. Dia pernah dibawa berobat hingga 2 pekan di rumah sakit. Namun, bukannya sehat malah semakin menjadi.

Siatun malah mengaku pernah dikejar pakai pisau dan akan dibunuh oleh Ryan. Sepulang dari RS, Ryan berubah. Dia suka mengenakan baju wanita dan menyukai aktivitas perempuan.

Ibu Ryan mengaku tidak pernah melakukan kekerasan terhadap anaknya sewaktu masih kecil. Apakah benar?

Tindakan kekerasan yang dilakukan seseorang biasanya dipengaruhi lingkungan, pendidikan, dan keluarga. Setidaknya 3 hal inilah yang harus dikonfirmasi, jika ingin mengetahui asal muasal kesadisan Ryan dalam membunuh.

Saat ini yang beredar barulah analisa dan dugaan-dugaan terhadap kejiwaan Ryan. Tapi kasus Ryan ini minimal menjadi pelajaran bagi orangtua dalam mendidik anaknya dan lingkungan masyarakat sekitar dalam menerima perbedaan-perbedaan.

okezone.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: